Relawan Satgas Gabungan Pulihkan Instalasi Farmasi Aceh Tamiang Pascabanjir Bandang

12-01-2026 Umum Dilihat 33 kali

Aceh Tamiang – Relawan Satuan Tugas Gabungan yang terdiri dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh), Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banda Aceh, BKK Kelas II Kota Sabang, Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kota Banda Aceh, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh, serta organisasi Profesi Tenaga Laboratorium Kesehatan di Indonesia (PATELKI) melaksanakan kegiatan pemulihan Instalasi Farmasi Kabupaten Aceh Tamiang pascabanjir bandang. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari hingga Sabtu (10/01/2026).

Kegiatan relawan difokuskan pada pembersihan dan penataan kembali Instalasi Farmasi sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan layanan kefarmasian. Tim relawan melakukan penyusunan dan pengelompokan obat-obatan, khususnya sediaan cair, serta menyisihkan obat-obatan yang terendam banjir untuk mencegah risiko penggunaan obat yang tidak aman.

Dalam pelaksanaannya, sebagian besar obat sediaan cair berhasil dikelompokkan secara terpisah dan diberi tanda khusus. Seluruh sediaan cair berupa cairan infus yang masih tersimpan di rak bagian atas juga diturunkan dan disisihkan karena terdampak sisa genangan banjir. Selain itu, obat sediaan padat dan alat kesehatan (alkes) dipisahkan ke dalam kelompok besar sesuai jenisnya.

Tidak hanya pada penataan obat, relawan juga mengosongkan dan membersihkan ruang depan Instalasi Farmasi dari dus-dus berisi obat, Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), pallet, serta material lainnya. Area tersebut dibersihkan dari lumpur dan kotoran sisa banjir guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan tertata.

Selama kegiatan, seluruh tim relawan melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang untuk menerima arahan sekaligus pembagian tugas selama pelaksanaan kegiatan pemulihan. Koordinasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berjalan terarah dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Perwakilan relawan dari BBPOM Aceh, Darwin Syah Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian bersama dalam memastikan keamanan dan ketersediaan obat pascabencana.

“Penataan dan pemilahan obat sangat penting untuk memastikan obat yang akan digunakan kembali benar-benar aman dan layak. Melalui kegiatan ini, kami berupaya mendukung pemulihan layanan farmasi agar masyarakat dapat segera memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal,” ujar Darwin.

Melalui kegiatan ini, relawan Satgas Gabungan berharap Instalasi Farmasi Kabupaten Aceh Tamiang dapat segera berfungsi secara optimal dan mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir bandang. Sinergi lintas sektor ini juga diharapkan menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan dalam penanggulangan bencana serta penguatan sistem pelayanan kesehatan di daerah.

Sarana