Menyambut harmonisasi ASEAN dibidang pangan yang mulai diberlakukan pada tahun 2015 perlu direspon dengan positif, semangat dan optimis. Dipandu oleh para nara sumber dengan yel-yel energi positif, para peserta dari IRTP bersemangat mengikuti acara Bimbingan Teknis Implementasi Regulasi Mutu Dan Keamanan Pangan Untuk UMKM disalah satu hotel di Bandar Lampung.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari 5-6 Juni 2014, pada hari pertama diikuti oleh peserta sebanyak 136 UMKM dan 3 orang stake holder dari DINKES Propinsi, DINKES Kota Bandar Lampung dan DISKOPERINDAG, sedangkan hari kedua diikuti oleh 42 peserta dari UMKM. Acara dibuka oleh Plh. Kepala BBPOM Bandar Lampung, Ibu Nini Efriza, Apt. yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa produk pangan yang beredar nanti akan membanjiri pasar lokal dan nasional oleh karena itu produk pangan kita harus memperhatikan aspek mutu termasuk pemenuhan standar dan persyaratan sehingga dapat bersaing dengan produk luar dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Bimtek dilakukan dengan cara presentasi oleh para nara sumber dari Badan POM RI dan diskusi dengan materi presentasi : 1) Overview dan Harmonisasi ASEAN, BTP dan Label Pangan disampaikan oleh Dit. SPP; 2) CPPOB dan Halal disampaikan oleh Dit. ISP; 3) Kemasan Pangan disampaikan oleh Dit. Was BB; 4) Pendaftaran Pangan Olahan dan Uji Coba Pendaftaran e-reg disampaikan oleh Dit. PKP.
Pada sesi diskusi banyak peserta aktif danantusias diantaranya bertanya tentang BTP pengawet Benzoat dalam produk minuman jahe merah tapi menimbulkan tampilan warna yang kurang menarik. Diskusi menjadi menarik karena para nara sumber juga memberi solusi kepada UMKM.