Senin (22/03) Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menerima kunjungan edukasi dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Cendekia Anak Bangsa dalam rangka mengidentifikasi perbedaan dari Zat Aditif dan Adiktif. Dua zat dengan nama yang hampir sama namun mempunyai makna yang sangat berbeda.
Rombongan yang terdiri dari tujuh orang siswa dan dua orang guru pendamping diterima secara resmi oleh Effiyanti selaku Koordinator Substansi Pengujian bertempat di Aula BBPOM di Banda Aceh. Diawali dengan pengenalan tupoksi dan program-program dari Badan POM, para siswa selanjutnya dibekali materi tentang mengidentifikasi perbedaan dari Zat Aditif dan Adiktif, sosialisasi Aplikasi BPOM Mobile, Cek KLIK, dan pengenalan media sosial Badan POM dan BBPOM Banda Aceh dimana banyak informasi terkait Obat dan Makanan yang dapat diperoleh dan juga sebagai wadah pelayanan publik dalam memperoleh informasi maupun melakukan pengaduan terkait Obat dan Makanan.
Kegiatan edukasi ini diakhiri dengan kunjungan ke Laboratorium BBPOM di Banda Aceh agar para siswa dapat mengenal dan melihat langsung proses pengawasan post market dimana produk obat dan makanan yang beredar dilakukan pengujian untuk menjamin keamanan, mutu dan kemanfaatannya. Melalui kunjungan edukasi ini diharapkan para siswa dapat melindungi diri sendiri dari produk obat dan makanan yang beresiko bagi kesehatan, dapat menyebarkan kembali informasi yang diterimanya kepada teman maupun keluarga terdekat dan juga terhindar dari Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya.
Jika masyarakat memerlukan informasi tentang Obat dan Makanan dapat menghubungi petugas Pelayanan Publik di nomor 081397010250 dan juga dapat mengikuti media sosial BBPOM di Banda Aceh melalui Instagram (@bpomaceh), Twitter (@BPOMAceh), Facebook (BPOM Aceh) dan Youtube (BPOM Aceh).
Balai Besar POM di Banda Aceh