KUNJUNGAN KULIAH KERJA LAPANGAN JURUSAN FARMASI FAKULTAS MIPA UTB

30-01-2015 Bandar Lampung Dilihat 5442 kali

KUNJUNGAN KULIAH KERJA LAPANGAN JURUSAN FARMASI FAKULTAS MIPA UTB

Pendidikan S-1  Farmasi di Propinsi Lampung baru ada satu di universitas swasta UTB (Universitas Tulang Bawang) Bandar Lampung. Kamis 29 Januari, Dekan dan 9 tenaga dosen-nya beserta 34 orang mahasiswa jurusan Farmasi melakukan kunjungan ke Balai Besar POM Bandar Lampung dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan. Bertempat di gedung pertemuan Balai, pertemuan ini dibuka oleh Kepala BBPOM Bandar Lampung yang diwakili oleh Kepala Bidang SERLIK yaitu Drs. Hartadi, Apt. yang dalam kata sambutannya menyampaikan tentang amanah undang-undang yang diemban Badan POM RI adalah tugas mulia untuk melindungi masyarakat dari peredaran dan konsumsi produk obat dan makanan yang merugikan dan membahayakan kesehatan serta turut meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing mutu produk-produk yang dihasilkan produsen. Upaya Badan POM RI melakukan penjaminan mutu dan keamanan produk obat dan makanan yang beredar melalui registrasi, dan memberdayakan sektor produsen agar mampu menghasilkan produk  yang bermutu dan berdaya saing di pasar regional dan global.

SISPOM tiga pilar merupakan bentuk pengawasan yang dilakukan BPOM agar 3 komponen pemerintah, produsen dan masyarakat, masing-masing berperan secara sinergi sehingga tujuan  pengawasan tercapai secara optimal. Pengawasan yang dilakukan masyarakat harus dibekali dengan pengetahuan yang memadai melalui kegiatan KIE sehingga masyarakat menjadi cerdas dalam menilai produk obat dan makanan yang aman dan bermutu, hal ini-pun turut mendorong para produsen, distributor atau penjual sadar jaga mutu.

Pada sesi materi yang disampaikan oleh Kasi LIK Dra. Hotna Panjaitan, Apt. tentang program dan kegiatan  Balai Besar POM Bandar Lampung diantaranya : Issue strategis, Kegiatan sampling dan pengujian, Pengawasan dan tindak lanjut produk recal dan sub-standar, Pengawasan dan Bimtek pasar aman dari bahan berbahaya, Pangan JAS, KIE dan FSMD.

Kepada para peserta, dosen dan mahasiswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan diskusi. Ada pertanyaan yang menarik tentang pentingnya produk teregistrasi dan bagaimana meyakini registrasi yang tertera pada label atau kemasan tidak fiktif. Dengan penuh semangat petugas Balai memandu para peserta bagaimana memastikan produk legal melalui fasilitas on line website Badan POM, dilihat bersama di layar lebar, ternyata  gak ribet ya, itu komentar dari para peserta.

Di akhir pertemuan dilakukan kunjungan ke laboratorium.

Semoga rangkaian  kunjungan ini bermanfaat bagi mahasiswa dalam memahami tugas dan fungsi BPOM serta menambah wawasan tentang komoditi OMKA dengan segala aspeknya.


Sarana