Acara Nggruput (minggu meruput) bersama BPOM terselenggara dengan meriah di area perkantoran Pemkab Pringsewu Lampung Minggu 24 Februari 2019. Acara minggu meruput (bahasa jawa: berangkat pagi) ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr. Fauzy, SE. M.Kom, Akt. yang memberi sambutan dan mengibarkan bendera Start. Didampingi Kepala Balai Besar POM di Bandar Lampung, Dra. Samsuliani, Apt, MM, dan para pejabat OPD Pringsewu, Wabub Prinsewu dan Kepala Balai Besar POM menyapa ribuan masyarakat yang hadir dan juga peserta bazar makanan di sepanjang jalan sehat. Tema acara penyebaran informasi ini adalah BPOM dekat ke masyarakat, bersama berbakti untuk negeri mewujudkan pangan aman di Kabupaten Pringsewu. Kemeriahan Nggruput disemarakkan oleh 52 anak-anak SD yang dengan tekun dalam lomba mewarnai dengan topik pangan aman itu, sedangkan siswa-siswa SMA/SMK, perguruan tinggi, dan IAI beradu semangat dalam lomba senam Cek Klik.
Syamsuliani dalam sambutannya mengatakan bahwa kesadaran masyarakat Pringsewu tentang pentingnya pangan yang aman harus terus ditingkatkan, melalui Nggruput yang merupakan acara rakyat dengan bazar makanan harus dipastikan bebas dari bahan berbahaya.
Stand BPOM menampilkan mobil keliling yang melakukan sampling terhadap peserta bazar makanan yang tersebar sepanjang jalan di area Nggruput. Uji cepat (rapit test) dilakukan dan diperoleh 2 sampel positif mangandung rodhamin B. Terhadap pedagang penjualnya selanjutnya dilakukan pembinaan dan edukasi oleh petugas, dan hal ini menjadi perhatian Kepala Balai Besar dan Wabup Fauzy. Semoga ke depannya tidak ada lagi makanan yang mengandung bahan berbahaya di area Nggruput.
Sedangkan stand KIE (komunikasi, informasi, dan edukasi) kebanjiran antusias masyarakat yang hendak bertanya tentang kemananan obat dan makanan, mereka juga sangat tertarik dengan display produk tidak aman yang ditampilkan diantaranya pangan mengandung rodhamin dan methanil yellow, obat tradisional mengandung BKO (bahan kimia obat), dan kosmetik tanpa ijin edar dan mengandung merkuri. Stand KIE mendapat bantuan tenaga dari IAI cabang Pringsewu yang turut serta menjelaskan resiko bahan berbahaya dan resiko membeli produk di luar sarana resmi.
Infokom BBPOM Lampung