Hasil pembinaan terhadap Desa Pangan Aman, masih ditemukan produk pangan khususnya Olahan Kerupuk dan Penajoh Khas Aceh (Bungong Kayee) mengandung Bahan Kimia Berbahaya ”Boraks”.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Selasa (16/11/2021) BBPOM di Banda Aceh menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) untuk melakukan pembinaan terhadap produsen kerupuk dan peunajoh khas aceh. Peserta berjumlah 28 (dua puluh delapan) orang yang terdiri dari perwakilan PKK Provinsi Aceh, DW BBPOM, produsen olahan kerupuk, serta produsen kue peunajoh khas aceh dari Kabupaten Aceh Barat, Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.
Kegiatan dibuka oleh Plh. Kepala BBPOM di Banda Aceh, Hasnidar yang sangat mengapresiasi kehadiran para pesera untuk mengikuti kegitan ini. “Ayo bersama-sama mengemban amanah dalam rangka mewujudkan keamanan pangan sehingga masyarakat terbebas dari konsumsi pangan yang mengandung bahan berbahaya atau beresiko terhadap kesehatan” kata Hasnidar.
Kegiatan pertemuan berupa pemberian materi tentang Keamanan Pangan, Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) Pembuatan Olahan Kerupuk yang Aman, dan Pembuatan Olahan Kue khas Aceh yang Aman dan BPOM Mobile oleh Narasumber BBPOM (Nurlinda Lubis, Endang Yuliawati dan Yanti) dan BLK Aceh (Andri dan Lisa Karlina).
"Mari kita bergandengan tangan dalam mewujudkan desa pangan aman khususnya di Provinsi Aceh yang kita cintai ini" ujar Hasnidar.