Laboratorium Pengujian Covid-19 Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Bandar Lampung, Senin 22 Juni 2020 ditinjau oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Ir. Fahrizal Darminto, MA dan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes. sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung. Robongan diterima oleh Kepala Balai Besar POM di Bandar Lampung, Dra. Susan Gracia Arpan, Apt., M.Si., yang menjeleaskan tentang kesiapan laboratorium uji covid-19 Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Bandar Lampung dan telah dilakukannya validasi oleh Tim dari P3OMN Badan POM Pusat. “Laboratorium uji Covid-19 kami didukung 26 personil, termasuk tenaga penguji, tim supervisor, pembina dan penanggung jawab, serta tim pendudukung, saat ini kapasitas uji 50 – 100 sampel perhari dengan kecepatan uji 2-5 jam” ujar Susan Gracia saat dikonfirmasi oleh wartawan saat jumpa pers. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi menyampaikan bahwa hasil uji lab Covid BPOM segera akan menjadi bagian data nasional setelah terdaftar di all record password.
Peninjauan Laboratorium dilakukan untuk memastikan kelayakan tenaga penguji, infrastruktur dan peralatan uji diantaranya rt-PCR yang menjadi peralatan utama. Rombongan Sekda terlebih dahulu mengikuti protokol memasuki Lab Uji Covid-19, yaitu menggunakan APD (alat pelindung diri). Kunjungan ini merupakan tindaklanjut pertemuan Kepala Balai dengan Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi pada 16 Juni 2020 yang lalu.
Sebagai informasi, pada hari Sabtu 20 Juni 2020 lalu, sudah dilakukan pengujian Covid untuk 26 karyawan BBPOM Lampung, dengan hasil semuanya negatif Covid-19, sedangkan pada hari Senin 22 Juni 2020, dilakukan swab test terhadap 53 karyawan pada saat berita ini ditulis belum keluar hasil ujinya.