Bertempat di salahsatu hotel Rabu 4 Juni 2014 di BandarLampung telah dilaksanakan Workshop Lintas Sektor Dalam Rangka Pengawasan Obat Dan Makanan. Acara dibuka oleh Plh. Kepala BBPOM Bandar Lampung, Ibu Dra. Nini Efriza, Apt. yang dalam arahan dan sambutannya mengatakan bahwa perlindungan masyarakat harus dilakukan secara terus menerus dan dilakukan oleh semua instansi terkait. Diharapkan dengan adanya pertemuan ini dapat teridentifikasi permasalahan dan solusinya serta dapat bertukar informasi yang bermanfaat bagi petugas saat dilapangan. Diikuti sebanyak 30 (tiga puluh) peserta perwakilan dari 14 (empat belas) Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan beberapa instansi terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan, KKP Panjang, Balai Veteriner Lampung, Disnak & Keswan Prop. Lampung, BKPD Prop. Lampung, DISPERTA THP Prop. Lampung, dengan nara sumber dari BBPOM Bandar Lampung menyampaikan Kebijakan Pengawasan Obat dan Makanan, Hasil Pengawasan Obat dan Makanan di Propinsi Lampung dan nara sumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu menyampaikan materi Hasil Pengawasan Obat dan Makanan di Kabupaten Pringsewu dan Tindak lanjutnya.
Pertemuan berlangsung sangat dinamis terlihat dari banyaknya peserta berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi, tanya jawab sekaligus sharing. Ada beberapa hal yang disampaikan dan dibahas diantaranya tentang : sharing data pelaksanaan program P-JAS antar lintas sektor dengan BKPD Propinsi dan Kabupaten, DINKES Propinsi dan Kabupaten; penarikan produk dekstrometorfan tunggal; peran Badan POM dalam penjaminan kehalalan produk pangan, pengawasan dan keamanan produk kosmetik yang didistribusikan secara on line; OT-BKO yang masih dijumpai di daerah perifer.
Pada bagian akhir pertemuan ini disepakati bahwa perlu adanya sharing data bukan hanya P-JAS saja tetapi juga meliputi produk obat, obat tradisional, kosmetika dan makanan sehingga pengawasan dan pembinaan yang dilaksanakan oleh lintas sektor lebih efisien dan efektif. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi teman-teman petugas kabupaten/kota lintas sector.